TENTANG BANDING DALAM PUTUSAN BEBAS DARI SEGALA TUDUHAN

Wahyu Afandi

Abstract


Terhadap putusan bebas dari segala tuduhan dan putusan lepas dari segala tuntutan hukum, Jaksa tidak memiliki hak untuk banding.
Aturan peradilan pasal 284 KUHAP hanya digunakan dalam masa transisi dan merupakan salahsatu cara untuk melindungi penegak hukum dalam melaksanakan tugasnya serta untuk meng-hindarkan diri dari kestmpangsiuran dalam penerapan hukum.
Putusan bebas dari segala tuduhan dan putusan lepas dari segata tuntutan hukum yang dibanding Jaksa dengan menggunakan aturan peradilan haruslah benar-benar dilakukan untuk kepentingan umum dan bukan merupakan preseden yang harus diikuti apalagi masa transisi sudah lewat.
KUHAP sebagai produk nasional harus benar-benar ditaati oleh semua lapisan masyarakat dan dalam penerapannya semua unsur penegak hukum wajib mematuhinya serta tidak memberikan penafsiran lain sekedar untuk membenarkan tindakannya.
Betapapun sempurnanya suatu peraturan tidaklah akan mempunyai arti apabila dalam pelaksanaannya tidak diteladani oleh unsur penegak hukum itu sendiri, kepatuhan akan hukum harus berawal dari atas karena hukum itu bukan merupakan alat si penegak hukum melainkan



DOI: http://dx.doi.org/10.21143/jhp.vol13.no2.953

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 1983 Wahyu Afandi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.