HUKUM MANAKAH YANG HARUS DIPAKAI DALAM PERKARA ARBITRASE DAGANG INTERNASIONAL

Sudargo Gautama

Abstract


Menurut kenyataan kontrak-kontrak Dagang Internasional hanipir seluruhnya memuat suatu Clausula Arbitrase. Dengan adanya Clausula Arbitrase ini maka hakim bisa sehari-hari menjadi tidak berwenang untuk mengadili perkara-perkara yang mungkin timbul dari kontrak-kontrak bersangkutan itu. Arbitrase atau penyelesaian melalui "hakim partikclir" niemang sengaja telah dipilih oleh para pedagang, oleh karena merekaa yang berkecimpung dalam perdagangan internasional ini umumnya "kurang mempercayai" Badan-badan Peradilan daripada negara-negara berkembang (developping countries). Kalangan usahawan negara-negara maju ummnya mencurigai badan-badan peradilan daripada negara-negara yang sedang berkembang. Bukan saja dianggap mereka ini lebih condong untuk memihak kepada para usahawan se-negara mereka sendiri. Tetapi juga umumnya usahawan dari negara luar negeri ini kurang mengerti dan kurang dapat mengetahui hukum daripada negara-negara berkembang ini! Mereka rnenganggap seolah-olah "berada dalam keadaan serba gelap."




DOI: http://dx.doi.org/10.21143/jhp.vol13.no2.952

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 1983 Sudargo Gautama

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.