KORPORASI DALAM HUKUM ORGANISASI BISNIS ISLAM

Windi Afdal

Abstract


Artikel ini kritis memeriksa alasan penundaan dalam memperkenalkan hukum Islam ke dalam bentuk bisnis perusahaan untuk membantu masyarakat muslim dalam aktivitas ekonomi mereka. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk memberikan penjelasan mengenai validitas hukum dari konsep kepribadian hukum perusahaan dalam hukum Islam. Penelitian ini aplied metode penelitian yuridis-normatif dengan menggunakan analisis sosio-legal. Artikel ini menyimpulkan bahwa: (1) pengembangan Tertunda organisasi bisnis perusahaan di dunia Muslim yang disebabkan oleh; pandangan bahwa pengorganisasian masyarakat dengan menggunakan bentuk perusahaan dapat merusak visi bersatu ummat karena dapat menyebabkan faksionalisasi di masyarakat; Kurangnya sumber daya modal karena wakaf institusi di wakaf; pengembangan kelembagaan stagnan dari organisasi bisnis dalam hukum Islam; dan terakhir kelompok ibukota kelas Merchant tidak bisa dikonsolidasikan karena sulit bagi mereka untuk menjaga ketekunan pada akumulasi modal bagi generasi accross dan untuk kegiatan konglomerasi. (2) Fuqoha benar-benar mengerti konsep kepribadian hukum dan aplicable to-manusia non corpus, tetapi mereka enggan untuk mengembangkan konsep ini karena tidak dapat bekerja sistem hukum yang telah mereka ciptakan. Oleh karena itu, pembentukan korpus non-manusia sebenarnya mungkin dalam Islam oleh aturan mengandalkan assiyasah syariyah sebagai domain ulil domain (otoritas politik).


Keywords


Korporasi; Kepribadian Hukum; Hukum Islam



DOI: http://dx.doi.org/10.21143/jhp.vol46.no3.95

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 Windi Afdal

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.