HAK UNTUK MENENTUKAN NASIB SENDIRI DALAM HUKUM INTERNASIONAL PUBLIK

Didik Suraputra

Abstract


Gagasan hak untuk menentukan nasib sendiri ini telah disebarluaskan melalui media pers sehingga telah diketahui oleh banyak orang. Akan tetapi menurut hemat penulis meskipun banyak yang mengetahuinya belum tentu tahu bagaimana posisi sebenarnya dari hak untuk menentukan nasib sendiri dalam Hukum Internasional Publik. Apakah hak untuk menentukan nasib sendiri tersebut adalah hak dalam arti hukum yang didukung dengan kewajiban hukum atau hanya merupakan hak moral positip saja. Sebelum diadakan pembahasan dari pertanyaan tersebut, terlebih dahulu akan dijelaskan apa yang dimaksudkan dengan hak untuk menentukan nasib sendiri. Pada umumnya hak untuk menentukan nasib sendiri itu dapat dijelaskan dalam dua arti; yang pertama dapat diartikan sebagai hak dari suatu bangsa dari suatu negara untuk menentukan bentuk pemerintahannya sendiri.



DOI: http://dx.doi.org/10.21143/jhp.vol12.no4.923

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 1982 Didik Suraputra

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.