HUKUM PERHUBUNGAN DALAM KAITANNYA DENGAN KERJASAMA ASEAN

Sunarjati Hartono

Abstract


dijelaskan terlebih dahulu apa yang dimaksudkan dengan Hukum Perhubungan, dan bagaimana sifat dan corak Hukum Perhubungan itu. Pertama-tama diperlukan pembatasan tentang kata “Perhubungan”. Kata asalnya adalah menghubungi atau menghubungkan, yang terjemahan bahasa Inggrisnya adalah “to connext”, “to transmit”, atau “to transfer”. Seringkali pula kata “menghubungi” itu diperluas artinya menjadi “to communicate”, yaitu “berkomunikasi”. Atau dengan lain perkataan: memberikan atau mempertukarkan informasi (to give or exchange information). Pemberian atau pertukaran informasi dapat dilakukan melalui beberapa cara, yaitu dengan kurir dengan isyarat (misalnya telegraf dan radar), melalui surat (pos) melalui telepon, gambar (foto slidee film dan televisi), tetapi juga melalui mass-media lain seperti surat kabar, majalah, dan melalui buku-buku.




DOI: http://dx.doi.org/10.21143/jhp.vol11.no3.847

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 1981 Sunarjati Hartono

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.