STRATEGI PENCEGAHAN KEJAHATAN DAN PEMBANGUNAN NASIONAL

Abdul Karim Nasution

Abstract


Dalam Hukum Acara Pidana ada istilah yang disebut kepolisian preventif (preventive police) dan kepolisian repressif (repressive police). Berhubung dalam istilah kepolisian preventif dalam bahasa Inggeris ada kara preventive, sedang dalam istilah pencegahan kejahatan (bahasa Inggeris) kata prevention, rasanya perlu diberi penjelasan hubungan antara kedua istilah tersebut. Memang antara kepolisian preventif dan pencegahan kejahatan ada hubungan erat. Kepolisian preventif termasuk pencegahan kejahatan, tapi pencegahan kejahatan adalah lebih luas dari kepolisian preventif. Tugas kepolisian preventif, adalah tugas Polisi yang bertujuan mencegah terjadinya kejahatan, seperti diatur dalam Bab I HIR., sedang tugas kepolisian repressif adalah tugas Polisi Kehakiman yang menindak setiap petindak pidana jika kejahatan telah terjadi (diatur dalam Bab II HIR). Pasal-pasal tentang kepolisian preventif dalam HIR, diadakan untuk mencegah terjadinya kejahatan, dengan jalan mengadakan tindakan-tindakan tertentu, sehingga dapat dipelihara ketertiban dan keamanan dalam desa, umpamanya mengadakan ronda malam, mencegah orang-orang membawa senjata diwaktu malam, tidak memberi penginapan terhadap orang-orang desa lain sebelum mendapat izin dari Kepala Desa, menyimpan barang-barang orang yang menginap dalam desa dan Iain-lain.




DOI: http://dx.doi.org/10.21143/jhp.vol11.no1.839

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 1981 Abdul Karim Nasution

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.