PENGAMATAN TERHADAP PERKAWINAN ADAT "NGEROROD" DI BALI DENGAN BERLAKUNYA UNDANG-UNDANG PERKAWINAN (NOMOR 1/1974)

Atmadja Atmadja

Abstract


Undang-Undang Perkawinan (UU No.l tahun 1974-L N nomor 1, 1974) bermaksud mengadakan "unifikasi" di bidang perkawinan, yakni berlakunya satu undang-undang sebagai hukum bagi semua warga negara dalam hal mereka melangsungkan perkawinan. Maksud tersebut tampak dari Konsidrans UU no 1/1974 antara lain berbunyi ..... " perlu adanya undang-undang perkawinan yang berlaku bagi semua warganegara". Tetapi bila diamati ketentuan pasal 66 UU no 1/1974, jelas masih dimungkinkan adanya berbagai variasi menurut aturan hukum yang telah ada sebelum hal itu diatur di dalam undang-undang perkawinan tersebut.

 




DOI: http://dx.doi.org/10.21143/jhp.vol10.no4.818

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 1980 Atmadja Atmadja

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.