PRESEPSI TERHADAP PROSEDUR DAN SISTEM PERUBAHAN KONSTITUSI DALAM BATANG TUBUH UNDANG-UNDANG DASAR 1945

Sri Soemantri Martosoewignyo

Abstract


Pembentukan undang-undang dasar yang dimulai pada tanggal 29 Mei 1945 sampai dengan tanggal 16 Juli 1945 tidak dapat dilepaskan dari adanya Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan, sedang dibentuknya Badan tersebut tidak dapat dipisahkan dengan janji Pemerintah Jepang di Tokyo untuk memberi kemerdekaan kepada bangsa Indonesia.

Apabila kita pelajari tentang proses disampaikannya janji kemerdekaan di atas, hal itu tidak dapat dipisahkan dari :

  1. perkembangan peperangan antara pihak Jepang dengan pihak Amerika Serikat dan Inggris beserta sekutu-sekutunya;
  2. usaha yang ditempuh oleh PM. Kuniaki Koiso untuk membentuk Dewan Perang Tertinggi.

Antara a dan b tersebut terdapat hubungan yang sangat erat, yaitu bahwa usaha yang ditempuh oleh PM. Kuniaki Koiso dengan pembentukan Dewan Perang Tertinggi dipengaruhi oleh situasi peperangan, terutama sekali pada bagian pertama tahun 1944. Dengan demikian, pembentukan Dewan tersebut tidak semata-mata untuk mengurangi pengaruh pihak angkatan darat dan angkatan laut dalam menentukan kebijaksanaan politik umum terhadap daerah-daerah yang diduduki




DOI: http://dx.doi.org/10.21143/jhp.vol8.no5.794

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 1978 Sri Soemantri Martosoewignyo

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.