MODERNISASI SERTA HUBUNGANNYA DENGAN OPERASIONALISASI NILAI-NILAI

Ronny Hanitijo Soemitro

Abstract


Dalam beberapa tahun terakhir ini dalam pembicaraan mengenai masalah modernisasi dan pembangunan, soal nilai sering dikemukakan sebagai unsur yang diharapkan dapat menunjang modernisasi dan pembangunan. Nilai-nilai dan sikap-sikap anggota masyarakat yang berhubungan dengan hukum ini oleh Lawrence M. Friedman seorang Sarjana Hukum dari Stanford University disebut sebagai kultur hukum. Oleh Friedman nilai-nilai dan sikap-sikap ini digambarkan sebagai semacam bahan bakar yang akan menggerakkan tatanan hukum yang ada. Dikemukakannya bahwa tanpa bahan penggerak ini maka pranata hukum hanya akan merupakan badan yang mati belaka (Satjipto Rahardjo, 1976 : 142). Kiranya dapat disepakati bahwa pembangunan adalah usaha atau kegiatan yang sudah diniati atau disengaja dan direncanakan sejak semula untuk mencapai hasil yang lebih baik menurut ukuran kwalitas maupun kwantitas atau hanya kwalitas ataupun hanya kwantitas saja. Dengan demikian dapatlah difahami bahwa modernisasi dapat dikategorikan sebagai kegiatan pembangunan. Salah satu ciri dari negara yang sedang berkembang adalah terjadinya perubahan-perubahan sebagai akibat dari pada pelaksanaan pembangunan dan modernisasi.

 



DOI: http://dx.doi.org/10.21143/jhp.vol8.no5.793

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 1978 Ronny Hanitijo Soemitro

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.