Situs Judi Online Tergacor 2022

PERJANJIAN PERDAGANGAN ANTARA INGGRIS DAN KERAJAAN RIAU | Suraputra | Jurnal Hukum & Pembangunan

PERJANJIAN PERDAGANGAN ANTARA INGGRIS DAN KERAJAAN RIAU

Sidik Suraputra

Abstract


Latar belakang dari dibuatnya perjanjian perdagangan antara Inggris dan kerajaan Riau pada tahun 1818 adalah persaingan antara Inggris dan Belanda di kawasan Nusantara untuk memperoleh keuntungan politis maupun perdagangan dari kerajaan-kerajaan Bumiputra. Kerajaan Riau pada waktu itu masih meliputi Johar, Pahang, Kepulauan Riau dan Lingga, bahkan juga pulau Singapura. Pemerintahan kerjaaan Riau sepenuhnya dijalankan oleh raja muda Jafar di Riau sedangkan Sultan Riau, Abdul Rachman Sah yang berkedudukan di pulau Lingga hanya mempunyai kekuasaan nominal saja. Setelah selesainya perang di kawasan Eropa antara Sekutu dan Napoleon pada tahun 1813, oleh Sekutu diputuskan agar pada Kerajaan Belanda dikembalikan kedaulatannya dibawah pimpinan raja Willem van Oranje. Negara Belanda ini diperlukan oleh Inggris sebagai negara penyekat dari kemungkinan serangan Perancis dari utara



DOI: http://dx.doi.org/10.21143/jhp.vol6.no1.707

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 1976 Sidik Suraputra

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.