Hukum dan Kenyataan-Kenyataan Masyarakat di Indonesia

Harsja W. Bachtiar

Abstract


Ketika lebih dari 50 tahun yang lalu Fakultas Hukum yang pertama di Indonesia (Rechtshoogeschool) didirikan oi Jakarta, seorang dari keenam Gurubesar Biasa yang diangkat oleh Pemerintah Hindia Belanda sebagai pengajar pada fakultas tersebut adalah Gurubesar dalam bidang Sosiologi dan llmu Bangsa-Bangsa (Volkenkunde), atau antropologi dalam peristilahan sekarang. Pengangkatan ini, yang telah diadakan pada permulaan pengadaan
pendidikan tinggi dalam bidang hukum di Indonesia, telah mencerminkan keyakinan para akhli dan pejabat yang merencanakan, membentuk dan meletakkan dasar-dasar pertumbuhan pendidikan tinggi dalam bidang hukum di kepulauan kita bahwa hukum berhubungan erat dengan kenyataan-kenyataan yang diwujudkan oleh kehidupan masyarakat dan bahwa oleh sebab itu pengetahuan hukum berhubungan erat atau setidak-tidaknya seharusnya berhubungan erat, dengan pengetahuan sosiologi yang memusatkan perhatian pada usaha mempelajari kenyataan-kenyataan kehidupan sosial para anggauta masyarakat.



DOI: http://dx.doi.org/10.21143/jhp.vol7.no1.640

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 1977 Harsja W. Bachtiar

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.