Perjanjian Baku Sebagai Upaya Mengamankan Kredit Bank

Ari Purwadi

Abstract


UU No. 7/1992 tentang perbankan telah memberikan pengaturan tentang hal-hal yang harus
diperhatikan dalam pemberian kredit. Prinsip kehati-hatian dalam Undang-Undang perbankan
1992 mencerminkan bahwa bank dalam memberikan kredit harus mengingat kepentingan
nasabah yang menyimpan dananya di bank dan untuk keamanan bank itu sendiri. Dalam
prakteknya, setiap bank telah menyediakan perjanjian kredit baku yang isinya telah ditetapkan terlebih dahulu oleh pihak bank. Pihak bank adakalanya berat sebelah.



DOI: http://dx.doi.org/10.21143/jhp.vol25.no1.468

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 1995 Ari Purwadi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.