PROBLEMA PIDANA MATI TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA NARKOTIKA DALAM SISTEM HUKUM INDONESIA

Ade Mahmud

Abstract


Polemik sanksi pidana mati dalam sistem hukum Indonesia sudah lama menuai pro kontra yang tidak kunjung selesai. Tokoh yang menentang pidana mati beralasan karena pidana ini tidak manusiawi dan tidak efektif, pidana mati dianggap kontra produktif dengan tujuan penghukuman terutama dalam mengatasi masalah perdagangan gelap narkotika. Itu sebabnya sebagian besar negara-negara Eropa memutuskan menghapus pengaturan pidana mati untuk semua bentuk kejahatan namun negara berkembang termasuk Indonesia masih masih yang mempertahankan karena dipandang sebagai bentuk penghukuman yang setimpal untuk mengatasi kejahatan berat. Pembicaraan pidana mati tidak dapat dipisahkan dari persoalan hak dasar manusia terutama ha katas kehidupan (rights to life) yang dilindungi oleh konstitusi, sementara di pihak lain pelaku tindak pidana narkotika pantas dihukum mati karena telah mengganggu stabilitas keamanan suatu negara, mengancam generasi bangsa dan menimbulkan korban secara sosial dan ekonomi

Keywords


Problema, Pidana Mati, Narkotika



DOI: http://dx.doi.org/10.21143/jhp.vol51.no2.3060

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Ade Mahmud

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.