PERAN PEMERINTAH DALAM MENGINVENTARISASI EKSPRESI BUDAYA TRADISIONAL INDONESIA

Andhika Putra Herzani

Abstract


Berkembangnya zaman yang semakin maju, ekspresi budaya tradisional (EBT) rentan dieksploitasi oleh pihak lain yang disebabkan kurangnya kesadaran betapa pentingnya aset karya intelektual dan tidak tercatat atau terdokumentasinya EBT dengan baik. Inventarisasi merupakan salah satu langkah Defensive Protection, langkah yang dilakukan dengan membangun database yang akurat serta inventarisasi, registrasi atau pencatatan yang harus diperankan oleh Negara. Perlindungan preventif perlu diadakan pendataan atau inventarisasi budaya tradisional Indonesia guna mencegah terjadinya kasus-kasus pengklaiman budaya oleh negara lain yang tentunya akan merugikan bangsa Indonesia serta digunakan oleh pihak yang mengalami kasus penyalahgunaan EBT sebagai dasar pembuktian. Inventarisasi idealnya dilakukan oleh lembaga yang secara implisit sebagai lembaga representasi Negara, dalam mendukung inventarisasi seharusnya mengoptimalkan Kemendikbud dan berkoordinasi dengan DJKI dalam melakukan tindakan inventarisasi atau dokumentasi yang komprehensif.


Keywords


Ekspresi Budaya Tradisional; Hak Cipta, Inventarisasi; Perlindungan Hukum; Sistem Pendataan Kebudayaan Terpadu



DOI: http://dx.doi.org/10.21143/jhp.vol50.no4.2865

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Andhika Putra Herzani

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.