PENERAPAN ASAS PROPORSIONALITAS DALAM PEMANFAATAN ASET NEGARA MELALUI MODEL BUILD OPERATE AND TRANSFER/BOT

Anita Kamilah

Abstract


Pembangunan Nasional di bidang infrastruktur dengan memanfaatkan aset milik negara menjadi prioritas pemerintahan Presiden Joko Widodo dalam upaya melakukan pemerataan kesejahteraan rakyat melalui kemudahan konektivitas di semua wilayah Indonesia. Besarnya utang luar negeri Indonesia yang mencapai Rp. 5.425 triliun serta keterbatasan pendanaan pemerintah baik dalam APBN maupun APBD, diupayakan melalui kerjasama dengan pihak swasta dengan menggunakan model Bangun Guna Serah (Build Operate and Transfer/BOT). Bagi pemerintah, pembangunan infrastruktur melalui BOT memberikan keuntungan dapat memanfaatkan aset negara tanpa harus mengeluarkan pendanaan, peningkatan penerimaan negara, dan pada akhir masa BOT dapat memiliki infrastruktur beserta sarana dan prasarananya yang memadai. Demikian juga, bagi pihak swasta dapat melakukan peningkatan bisnisnya dengan memasuki bidang-bidang usaha yang dulunya dimonopoli pemerintah. Guna mewujudkan pelaksanaan hak-hak dan kewajiban para pihak yang bersifat timbal balik serta memberikan keuntungan kepada kedua belah pihak, maka pelaksanaan kontraknya harus dilandasi dengan asas proporsionalitas

Keywords


Pembangunan Infrastruktur, Keterbatasan Dana, BOT, Asas Proporsional



DOI: http://dx.doi.org/10.21143/jhp.vol50.no3.2757

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Anita Kamilah

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.