SEBUAH KERANGKA TEORETIS HUBUNGAN INSTITUSIONAL BERBASIS KONSTITUSIONALISME

Titon Slamet Kurnia

Abstract


Artikel ini mendiskusikan isu hukum terkait dengan hubungan institusional antara Mahkamah Konstitusi dan Mahkamah Agung dalam interpretasi konstitusi, khususnya kekuatan mengikat pendapat yudisial Mahkamah Konstitusi kepada Mahkamah Agung. Tulisan ini dalam posisi departmentalist, dan menolak supremasi Mahkamah Konstitusi dalam hal alokasi kewenangan dalam interpretasi konstitusi. Sesuai dengan pandangan departmentalism, maka tulisan ini berargumen bahwa Mahkamah Agung harus diberikan kewenangan interpretasi konstitusi konkuren dengan Mahkamah Konstitusi. Sebagai implikasinya, tulisan ini berargumen lebih lanjut bahwa interpretasi konstitusi harus dipandang sebagai proses diskursus konstitusional di mana Mahkamah Agung seyogianya dapat berpartisipasi sesuai lingkup kewenangan materialnya

Keywords


Mahkamah Konstitusi, Mahkamah Agung, dan Interpretasi Konstitusi



DOI: http://dx.doi.org/10.21143/jhp.vol50.no2.2593

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Titon Slamet Kurnia

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.