IJTIHAD BERBASIS MAQASHID SYARI’AH SEBAGAI PIJAKAN KONSEPTUAL DALAM PEMBARUAN HUKUM KELUARGA ISLAM INDONESIA

Ilham Tohari, Moh. Anas Kholish

Abstract


Banyak kalangan menilai bahwa hukum keluarga Islam di Indonesia harus segera diperbarui. Namun, pembaruan hukum keluarga Islam tersebut bukanlah hal mudah. Penolakan berbagai pihak terhadap Counter Legal Draft-Kompilasi Hukum Islam (CLD-KHI), sebagai salah satu upaya pembaruan hukum keluarga Islam, bisa menjadi menjadi bukti sulitnya pembaruan tersebut. Penolakan terhadap CLD-KHI di sisi lain juga menunjukkan bahwa pembaruan hukum keluarga Islam harus dilakukan dengan pendekatan dan metodologi yang berasal dari tradisi pemikiran Islam sendiri. Dalam konteks inilah ijtihad berbasis maqashid syari’ah berperan sebagai dasar konseptual-metodologis pembaruan hukum keluarga Islam tersebut. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana formulasi dan kontribusi metodologis ijtihad berbasis maqashid syari’ah dalam pembangunan hukum keluarga Islam. Kajian ini bersifat yuridis normatif dengan pendekatan perundangan (statute approach) dan pendekatan analisis (analytical approach). Analisis dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif untuk mendeskripsikan kontribusi metodologis ijtihad berbasis maqashid syari’ah dalam formulasi dan pembangunan hukum keluarga Islam

Keywords


maqashid syari’ah, pembaruan hukum keluarga Islam, dasar konseptual



DOI: http://dx.doi.org/10.21143/jhp.vol50.no2.2587

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Ilham Tohari, Moh. Anas Kholish

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.