POLITIK DAN BIROKRASI DI NEGARA BAGIAN SABAH MALAYSIA (Studi Kasus Intervensi Pejabat Politik Terhadap Pejabat Birokrasi)

Azhari Azhari

Abstract


Abstrak
Penelitian ini membuat Sabah sebagai standar wilayah pembanding (benchmark) dengan tujuan untuk mempelajari mengapa di Sabah dan Malaysia khususnya intervensi birokrasi publik yang umumnya sulit oleh Pejabat politik, menjadi elaborasi berbasis kasus mutasi guru daya dari Kelantan ke Sabah di mana tidak bisa dilakukan oleh kementerian tingkat yang sama berbentuk federasi, karena tindakan ini mendorong adanya kepentingan politik partai UMNO otorisasi berbentuk federal tetapi tidak bisa mengotorisasi di Kelantan dan Sabah. Dalam upaya mengatur studi penelitian ini, peneliti berbasis teori sistem politik sebagai Grand Theory, sehingga otoritas teori distribusi sebagai teori kisaran menengah dan birokrasi teori hubungan pengaturan sebagaimana teori operasional. Metode yang digunakan dalam melakukan upaya untuk melihat data dan analisis, penelitian ini mengambil metode penelitian deskriptif kualitatif, dengan harapan bisa mendeskripsikan dan menjelaskan fakta yang ditemukan di lapangan secara jelas dan sangat sistematis. Melalui penelitian ini, ditemukan bahwa hubungan Resmi politik dan birokrasi di Indonesia melanjutkan model Assendency Executive dengan varian baru yaitu Executive Assendency Personal. Sementara Sabah mengikuti pola hubungan yang cenderung Bureaucratic Sublation.

Keywords


Politik, birokrasi, sistem pemerintahan, pemerintah



DOI: http://dx.doi.org/10.21143/jhp.vol41.no4.255

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2011 Azhari Azhari

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.