BEA PEROLEHAN HAK ATAS TANAH DAN BANGUNAN (BPHTB) ATAS WARISAN, APAKAH WARISAN (DALAM GARIS KETURUNAN SEDARAH) HARUS DIKENAI BPHTB?

Eka Wijaya Silalahi

Abstract


Pajak merupakan unsur pemasukan yang utama bagi kas negara, sehingga begitu esensialnya fungsi pajak dalam membiayai segala kebutuhan dalam penyelenggaraan negara. Penelitian ini mengkaji dan mendalami apakah warisan dapat dikenai pajak, khususnya BPHTB atas warisan berupa tanah dan/atau bangunan. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif (Library Research) dengan data sekunder sebagai sumbernya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa atas warisan (dalam garis keturunan sedarah) berupa tanah dan/atau bangunan seharusnya tidak dikenai pajak (Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan).

Keywords


Pajak, Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), Warisan



DOI: http://dx.doi.org/10.21143/jhp.vol49.no4.2346

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Eka Wijaya Silalahi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.