CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY SEBAGAI PROMOSI PERSEROAN TERBATAS

Chandra Yusuf, Endang Purwaningsih

Abstract


Penerapan Corporate Social Responsibility (CSR) dan Fiduciary Duty dalam Undang-Undang No 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas membuat konflik kepentingan. Permasalahan yang timbul adalah penempatan CSR dalam income statement perseroan yang akan mengurangi pembagian dividen perseroan. Hal ini melanggar prinsip “fiduciary duty”. Direksi perseroan terbatas wajib memaksimalkan kemakmuran pemegang saham. Selama ini CSR dianggap sebagai kegiatan sosial. Untuk menghindari konflik kepentingan, CSR wajib diklasifikasikan kedalam akun promosi dalam laporan keuangan, khusunya Neraca. Metode yang digunakan untuk menilai CSR dengan merujuk kepada efek dari promosi terhadap investor. Investor seharusnya terpengaruh dengan “brand name” perseroan yang terbentuk karena kepatuhannya terhadap CSR. Oleh karenanya, CSR tidak dipisahkan dari akun dalam biaya operasional perseroan. Pasal 1 Ayat (3) Undang-Undang Perseroan Terbatas No 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas perlu direvisi dan tidak merujuk kepada kepentingan sosial, tetapi kepentingan komersial dari pemegang saham

Keywords


Undang-Undang No. 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, Tanggung Jawab Sosial Perusahaan, Biaya Operasional Perusahaan, Promosi



DOI: http://dx.doi.org/10.21143/jhp.vol49.no4.2345

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Chandra Yusuf, Endang Purwaningsih

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.