HUBUNGAN HUKUM PEDAGANG PERANTARA DAN PELAKU USAHA DALAM BISNIS PERIKANAN NASIONAL

Nur Sulistyo Budi Ambarini, Tito Sofyan, Edra Satmaidi

Abstract


Tulisan ini merupakan bagian dari penelitian hukum non doktrinal yang menggunakan pendekatan socio-legal research. Peran pedagang perantara dalam bisnis perikanan sangat penting. Satu sisi sebagai perantara dan di sisi lain memberikan modal kepada nelayan dan/atau pengolah ikan. Hubungan tersebut menimbulkan ketidakseimbangan dilihat dari perspektif hukum perjanjian karena posisi pedagang perantara sebagai pemilik modal lebih kuat, sehingga asas keseimbangan diantara para pihak tidak terpenuhi. Dalam praktik dari sudut pandang hukum lokal hal tersebut bukan merupakan ketidakseimbangan karena kontribusi pedagang perantara tidak hanya dalam hubungan bisnis tetapi juga hubungan sosial. Walaupun demikian untuk mengembangkan asas keseimbangan hukum dalam upaya meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha perikanan diperlukan campur tangan negara untuk mengatur.

Keywords


Hukum, Pedagang-Perantara, Keseimbangan, Bisnis, Perikanan



DOI: http://dx.doi.org/10.21143/jhp.vol48.no4.1801

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Nur Sulistyo Budi Ambarini, Tito Sofyan, Edra Satmaidi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.