PERINGKAT ARUS INVESTASI INDONESIA DALAM KERANGKA ASEAN-CHINA FREE TRADE AGREEMENT (PERBANDINGAN DENGAN SINGAPURA, MALAYSIA, THAILAND, DAN VIETNAM) DITINJAU DARI PRINSIP FAIR AND EQUITABLE TREATMENT

Resha Roshana Putri, An-An Chandrawulan, Prita Amalia

Abstract


Dalam investasi ASEAN-China Free Trade Agreement, para host country diwajibkan memberikan perlindungan dan kepastian hukum bagi para investor, yang salah satunya diberikan dalam kerangka prinsip fair and equitable treatment. Hubungan investasi dalam kerangka ACFTA tidak hanya berbicara mengenai hubungan antara Indonesia dan Cina, namun juga kompetisi Indonesia dengan negara anggota ASEAN lainnya. Metode penelitian yang digunakan oleh penulis adalah metode yuridis normatif dengan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indonesia belum sepenuhnya mengimplementasikan prinsip fair and equitable treatment. Masih diperlukannya pembenahan dalam hal memberikan perlindungan di bidang hukum dan administrasi di Indonesia, yang salah satu tujuannya adalah meningkatkan arus investasi antara Indonesia dan Cina

Keywords


Free Trade Agreement, ACFTA, prinsip fair and equitable treatment



DOI: http://dx.doi.org/10.21143/jhp.vol48.no2.1664

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Resha Rosana Putri

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.