ANALISIS TERHADAP HAMBATAN PELAKSANAAN PERLINDUNGAN HUKUM TENUN SIAK DI KABUPATEN SIAK BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 19 TAHUN 2002 TENTANG HAK CIPTA

Dasrol Dasrol

Abstract


Perlindungan di bidang Hak Cipta sangat dirasakan perlu dalam kehidupan masyarakat Provinsi Riau khususnya di Kabupaten Siak. Di Kabupaten Siak juga banyak terdapat para pelaku ekonomi khususnya dibidang kerajinan tenun Siak. Hal ini dapat terlihat dari pertumbuhan dan perkembangan dari tenun siak itu sendiri. Dimana tenun siak ini tidak semata-mata hanva
mengenai jenis atau ragamnya saja melainkan juga motif atau corak dan ragamnya, karena dari ragam, corak dan ragi itulah letak keindahan dan nilai jual dari suatu hasil karva khususnya tenun siak itu sendiri. Perlindungan hukum terhadap hasil karya tenun siak harus segera terealisasi, seperti pendaftaran Hak ciptanya sudah harus keluar sertifikatnya, serta adanya
pengaturan dari Peraturan Daerah setempat dan di sosialisasikan oleh pemerintah kepada masyarakat setempat khususnya. Hambatan terhadap pendaftaran hak cipta tenun siak serta adanya anggaran khusus terhadap pelestarian budaya tenun siak ini harus segera terwujud.

Keywords


batik, hak cipta, Kabupaten Siak



DOI: http://dx.doi.org/10.21143/jhp.vol43.no1.1504

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2013 Dasrol Dasrol

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.