PULAU-PULAU TERLUAR DAN BATAS WILAYAH NASIONAL Status Delimitasi Batas Wilayah Nusantara

Rudolf W Matindas, Klaas J Villanueva

Abstract


Tahun 1957 Deklarasi Djuanda memproklamasikan Indonesia sebagai satu Negara Kepulauan. Melalaui perjuangan lama, dengan disahkanya Konvensi Hukum Laut Internasional 1982 (HUKLA-82; UNCLOS-III), deklarasi Indonesia sebagai Negara Kepulauan mendapat pengakuan internasional. HUKLA-82 telah meJuaskan wilayah nasional dari sekitar 2 (dua) juta km' daratan dan laut teritorial hanya 3 mil laut dari garis pantai air terendah menjadi sekitar 5 (lima) juta km' wilayah 'teritorial" ditambah sekitar 3 (tiga) juta km' Zona Ekonomi Eklusif (ZEE) di luar batas territorial. Sesuai Deklarasi Djuanda dan HUKLA-82, lebar laut teritorial telah berubah dari 3 mil laut menjadi 12 mil laut dari garis pangkal kepulauan. Ini hasil diplomasi dan perjuangan untuk
mendapatkan satu pembagian jurisdiksi atas wilayah laut yang lebih equitable bagi semua negara-negara pantai (coaslal Slales). Khususnya bagi negara-negara kepulauan dan negara-negara berkembang yang banyak lahir setelah perang dunia ke-2 . Perhatikan Garis Kala sejarah Hukla terlampir.



DOI: http://dx.doi.org/10.21143/jhp.vol33.no1.1377

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2003 Rudolf W Matindas, Klaas J Villanueva

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.