PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP FRANCHISEE DALAM PERJANJIAN W ARALABA (STUDI KASUS: ANALISIS PUTUSAN PENGADILAN ANTARA PT. LINGKAR NATURA INTI DAN NATASHA KASAKEYAN)

Ferry R Lasamahu

Abstract


lstilah Fanchise berasal dari bahasa Perancis yang artinya bebas dari perintah (free from servitude) yang dalam bidang bisnis berarti kebebasan yang diperoleh oleh seorang wirausahawan untuk menjalankan sendiri suatu usaha tertentu dalam wilayah tertentu. Waralaba
bukanlah suatu bisnis tapi merupakan suatu konsep, metode atau sistem pemasaran yang digunakan oleh suatu perusahaanJ (franchisor) dalam mengembangkan dan memasarkan usahanya tanpa melakukan investasi langsung tapi melibatkan kerja sama pihak lain (franchisee) untuk membuka tempat penjualan (ouller)" Usaha ini didapat melalui lisensi' yang diberikan oleh franchisor dengan memberikan ijin kepada penerima lisensi untuk melakukan satu atau serangkaian tindakan terhadap produkJjasa yang dilindungi tersebut dan menerima imbalan darinya yang disebut royalty Lisensi adalah bagian dari perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) yang telah disetujui oleh negara anggota perdagangan dunia (world Trade Organisalion-WTO). Waralaba diatur dalam Peraturan Pemerintah RI No. 16 tentang Waralaba
dan peraturan pelaksanaannya dalam Kepmen Nomor 259/MPP/Kep1711997 tentang Ketentuan dan Tata Cara Pelaksanaan Pendaftaran Usaha Waralaba.

Keywords


hukum keperdataan, perjanjian waralaba, analisis, putusan hakim



DOI: http://dx.doi.org/10.21143/jhp.vol36.no3.1260

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2006 Ferry R Lasamahu

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.