BEBERAPA MASALAH TENTANG TANGGUNG JAWAB GANTI RUGI PERDATA PENCEMARAN LINGKUNGAN HIDUP

NHT Siahaan

Abstract


Pencemaran adalah hasil suatu perbuatan yang merugikan orang/pihak lain yang secara hukum (perdata) harus dipertanggung jawabkan dengan sejumlah ganti rugi (compensation). Suatu proses tanggung jawab ganti rugi, lazimnya selalu dikaitkan dengan suatu hal tertentu yang menjadi sebab dari timbulnya kerugian. Hal tersebut adalah terdapatnya unsur kesalahan pada pihak pelaku perbuatan. Dalam sistem hukum perdata kita (termasuk yurisprudensi) yang untuk hal tersebut di atas banyak diwarnai oleh sistem Common Law. Dikenal dalam sistem ini, bahwa suatu perbuatan yang bertentangan dengan hukum yang karena salahnya menimbulkan kerugian pada pihak lain, akan mewajibkan si pembuat kesalahan bertanggung jawab membayar ganti rugi atas perbuatan yang ditimbulkannya. Dalam Undang-undang Ketentuan Pokok Pengelolaan Lingkungan (UKPPLH No.4 Tahun 1982) ketentuan tentang pertanggungjawaban pencemaran lingkungan diatur dalam pasal 20 dan pasal 21.

 



DOI: http://dx.doi.org/10.21143/jhp.vol15.no6.1136

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 1985 NHT Siahaan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.