PENANGANAN PERKARA MASA DEPAN : KE ARAH PUBLIC INTEREST LITIGATION

Luhut M.P Pangaribuan

Abstract


Adanya anggapan bahwa kekurangan-kekurangan dalam administrasi teknis peradilan adalah sesuatu yang "biasa" melatar belakangi proses penegakan hukum di pengadilan yang berjalan tidak sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang berlaku, Petugas-petugas administrasi pengadilan yang tidak saja visi dan integritasnya rendah tetapi juga tanpa pengetahuan menejemen yang memadai, menambah parah keadaan. Suatu upaya baru perorangan maupun lembaga masyarakat yang konsisten untuk melakukan pengawasan terhadap jalannya proses penegakan hukum di pengadilan, amat dibutuhkan. pengadilan dengan keberadaannya sekarang mau tidak mau harus menjadi. pilihan yang terakhir. Sebelumnya dapat ditempuh prbsedur-prosedur yang mungkin ditempuh seperti: arbitrase, mediaasi dan suatu forum musyawarah di mana pihak-pihak dalam forum itu mempunyai kesempatan berbicara seluas-seluasnya untuk menyatakan pendapatnya. Dan penasehat hukum nya bertindak sebagai fasilitator. Dalam kasus yang kolektif kiranya penting pengorganisasian bersamaan dengan penanganan kasusnya dan sering disebut dengan 'community organization (CO)'. Pengorganisasian ini hanya merupakan satu metodologi agar dalam proses mediasi misalnya ada keseimbangan antar fihak.



DOI: http://dx.doi.org/10.21143/jhp.vol19.no2.1131

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 1989 Luhut M.P Pangaribuan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.