PENCANTUMAN BATASAN TANGGUNG JAWAB PEMILIK/PENGELOLA SITUS DALAM TRANSAKSI JUAL BELI SECARA ONLINE DAN DAMPAKNYA BAGI KONSUMEN

Ari Wahyudi Hertanto

Abstract


Tulisan ini menyoroti tentang perkembangan terbaru yang terjadi di dunia hukum akibat tren berbelanja yang berkembang d saat ini. Tren belanja melalui internet atau belanja online yang didukung perkembangan industri informasi dan teknologi elektronik, nyatanya menimbulkan beberapa masalah baru di bidang hukum. Sering terjadi salah satu pihak melakukan wanprestasi atau terjadi kasus pidana dalam transaksi jual beli online. Saat ini kasus-kasus tersebut belum tertangani secara baik dan maksimal. Keadaan semacam ini tidak dapat dibiarkan untuk tetap berjalan, sehingga hukum seolah bersifat permissive dan pelanggaran akan tetap terjadi berulang kali tanpa memberikan suatu kepastian hukum akan sanksi yang jelas. Hukum yang mandul menyebabkan para oknum yang tidak beritikad baik untuk terus melakukan pelanggaran. Langkah antisipatif dapat dilakukan oleh Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, Kementerian Komunikasi dan Informatika dan Kepolisian Republik Indonesia


Keywords


perlindungan konsumen; transaksi online; batasan tanggungjawab



DOI: http://dx.doi.org/10.21143/jhp.vol45.no1.11

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2015 Ari Wahyudi Hertanto

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.