MASALAH LINGKUNGAN HIDUP DAN DAMPAK SOSIALNYA

Soerjono Soekanto

Abstract


Secara etimologis, maka dampak berarti pelanggaran, tubrukan atau benturan. Oleh karena itu, maka dampak sosial dapat diartikan sebagai pelanggaran sosial, tubrukan sosial atau benturan sosial. Hal itu berarti, bahwa di dalam keadaan-keadaan sosial tertentu, terjadi pelanggaran-pelanggaran, tubrukan-tubrukan ataupun benturan-benturan. Keadaan sosial atau situasi sosial terjadi di dalam wadah-wadah tertentu. Mungkin wadah tersebut dinamakan negara, masyarakat, keluarga luas (extended family), keluarga batih (nuclear family), dan seterusnya. Wadah-wadah tersebut dapat pula dina-makan lingkungan sosial, yang merupakan suatu lingkungan di dalam mana terjadi peristiwa-peristiwa sosial tertentu. Peristiwa-peristiwa sosiai tersebut senantiasa menyangkut kejadian-kejadian yang berkaitan dengan hubungan antar manusia pribadi, hubungan antara manusia pribadi dengan kelompok lainnya. Secara sosiologis hubungan hubungan tersebut lazimnya dinamakan interaksi sosial. Di dalam setiap interaksi sosial senantiasa terjadi proses saling pengaruh mempengaruhi antara pihak-pihak yang mengadakan interaksi tersebut. Secara sosiologis, maka apabila terjadi interaksi sosial yang berulang kali sehingga terjadi pola-pola tertentu, maka akan timbul kelompok sosial. Kelompok sosial tersebut merupakan himpunan atau kesatuan orang-orang yang mempunyai kepentingan bersama yang sedemikian eratnya, sehingga masing-masing anggota kelompok merasa menjadi bagian dari kelompok sosial sebagai suatu kesatuan yang utuh.




DOI: http://dx.doi.org/10.21143/jhp.vol14.no6.1091

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 1984 Soerjono Soekanto

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.