Implementasi Undang-Undang Lalu Lintas Baru

Prija Djatmika

Abstract


Penundaan diberlakukannya Undang-undang No. 14 Tahun 1992 tentang Lalu Lintas dan
Angkutan Jalan dengan Perpu No. 1/1992 itu pada dasarnya tidak akan berubah "substansi"
dari hal yang telah diatur dalam UULLAJ. Secara garis besar undang-undang tersebut
mengandung unsur-unsur "represif, yang cenderung mengedepankan unsur punitif dalam
menerapkan suatu hukum. Dan UU ini juga bersifat "fasilitatif', melahirkan hak-hak baru
bagi subjek hukum. Dengan demikian dapat dikatakan UU ini dinilai tidak konstektual
dengan kultur dan kurang partisipatif dengan kondisi sosial masyarakat.




DOI: http://dx.doi.org/10.21143/jhp.vol22.no6.1024

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 1992 Prija Djatmika

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.